Lembar Kerja Siswa (LKS)
PEMETAAN DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PEMBANGUNAN

Nama Siswa    : ___________________________
Kelas               : ___________________________
A. Kompetensi Inti
1.      Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2.      Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan,  gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari   solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial  dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3.      Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan,  teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
4.      Mengolah,  menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak  terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar
1.1.            Menghayati keberadaan dirinya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa untuk mendalami kajian ilmu dan teknologi Penginderaan Jauh, peta, serta Sistem Informasi Geografis (SIG).
2.2.            Menunjukkan perilaku jujur dan bertanggung jawab dalam menyajikan contoh hasil analisis penerapan informasi geografis melalui peta dasar dan peta tematik serta Sistem Informasi Geografis (SIG).
3.2              Menganalisis pemanfaatan  peta dan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk inventarisasi sumberdaya alam, perencanaan pembangunan, kesehatan lingkungan, dan mitigasi bencana.
4.2              Menyajikan contoh hasil analisis penerapan dasar-dasar pemetaan dan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam kehidupan sehari-hari.


 Oleh : Darlin Simanullang, S.Pd


C. Indikator
1.       Mengidentifikasi berbagai jenis peta
2.       Menjelaskan konsep peta
3.       Menguraikan komponen-komponen peta
4.       Mengklasifikasikan jenis peta ( isi, sumber data, karateristik, objek yang dipetakaan dan skala )
5.       Menjelaskan konsep Proyeksi peta
6.       Membuat garis besar tentang pemanfaatan peta untuk keperluan perencanaan pembangunan
7.       Menjelaskan konsep dasar SIG
8.       Mejelaskan komponen-komponen SIG
9.       Menganalisis tahapan kerja SIG
10.   Menganalisis kelebihan dan kelemahan SIG dari sistem informasi lainnya
11.   Mengidentifikasi Sumber data SIG
12.   Mengidentifikasi Jenis data SIG
13.   Mengidentifikasi Bentuk data SIG
14.   Menjelaskan konsep PPW
15.   Menganalisis Pemanfaatan SIG untuk inventarisasi perencanaan pembangunan
16.   Menganalisis Pemanfaatan SIG untuk kajian kesehatan
17.   Menganalisis pemanfaatan SIG untuk kajian lingkungan
18.   Menganalisis pemanfaatan SIG untuk keperluan mitigasi bencana

D.     Informasi Pendukung

PETA DAN PEMETAAN

1.      Konsep Peta
Walaupun masih dalam bentuk yang sangat sederhana yaitu dalam bentuk sketsa mengenai lokasi suatu tempat. Pada awal abad ke 2 (87M -150M), Claudius Ptolomaeus mengemukakan mengenai pentingnya peta. Kumpulan dari peta peta karya Claudius Ptolomaeus dibukukan dan diberi nama “Atlas Ptolomaeus”.
Peta adalah gambaran konvensional permukaan bumi baik meliputi perwujudan dan letak dalam bentuk bidang datar yang diperkecil dengan menggunakan skala.
Peta menurut Aryono Prihandito (1988) merupakan gambaran permukaan bumi dengan skala tertentu, digambar pada bidang datar melalui sistem proyeksi tertentu.
Adanya peta membuat kita dapat mengetahui keadaan alam dan budaya suatu tempat dengan cepat. Dalam menggambarkan permukaan bumi ke dalam peta digunakan sistem transformasi dari bidang lengkung menjadi bidang datar. Ilmu khusus yang mempelajari tentang peta disebut Kartografi.

2.      Komponen- Komponen Peta
-          Judul
Judul peta terletak di bagian atas yang biasanya menyebutkan jenis peta, lokasi wilayah yang dipetakan, serta keadaan yang digambarkan dalam peta tersebut.  Penempatan judul pada sebuah peta harus berada pada tempat yang memiliki ruang yang lapang.
-          Garis astronomi
Berguna untuk menentukan lokasi suatu tempat dengan acuan pada garis lintang dan garis bujur. Contoh angka garis astronomis letak Indonesia 6oLU-11oLS dan 95oBT- 141oBT
-          Inset
Adalah peta kecil yang disisipkan dengan upaya untuk memberikan penjelasan  terhadap sesuatu yang ada dalam peta tersebut.
-          Skala
Merupakan angka yang menunjukkan perbandingan jarak dalam peta jika dibandingkan dengan jarak sesungguhnya. Dengan menggunakan skala, maka kita dapat menghitung jarak dari suatu tempat ketempat lain dipermukaan bumi.
Secara umum skala ada 3 jenis yaitu :
a.       Skala numerik
b.      Skala verbal
c.       Skala grafik
-          Orientasi arah
Arah mata angin yang menunjukkan posisi dan letak suatu peta terhadap posisi sebenarnya di permukaan bumi.


                                                                                    Contoh Orientasi arah

-          Latttering
Ialah semua tulisan ataupun angka yang lebih mempertegas arti dari simbol-simbol yang ada.
                                           Sungai Tabing                Contoh lattering


-          Sumber dan tahun pembuatan peta
Adalah informasi yang berisi asal terbitnya peta dan waktu pembuatan peta yang ditampilkan.
-          Legenda
Merupakan usaha memperjelas keterangan dari simbol yang ada dalam peta. Biasanya terletak di bagian tepi peta






-          Garis tepi
Garis yang membatasi suatu kenampakan peta yang terdapat di tepi peta.
-          Warna
Penggunaan warna pada peta bertujuan untuk memperjelas atau mempertegas objek-oebjek yang ingin ditampilkan. Warna yaang biasa dipakai dalam suatu peta adalah warna hijau, biru, kuning, coklat, putih
-          Simbol
Merupakan tanda-tanda konvesnional yang umum dipakai untuk mewakili keadaan yang sesungguhnya kedalam peta.
Simbol ada 3 bentuk yaitu :
a.       Simbol garis
b.      Simbol titik
c.       Simbol area
3.      Jenis Peta
Jenis peta berdasarkan isi
a.      Peta Tematik.
Yaitu peta yang menggambarkan kenampakan yang bersifat khusus pada daerah tertentu. Dengan artian lain, peta tematik adalah peta yang hanya menampilkan satu tema tertentu.



b.      Peta Umum
Adalah peta yang memberikan gambaran umum atau kenampakan yang  yang bersifat umum pada suatu daerah tertentu. Peta umum dapat dibagi menjadi beberapa bagian, diantaranya:
v  Peta Topografi
Adalah peta umum berskala besar (biasanya 1 : 50.000). karena skalanya besar, daerah yang dipetakan (untuk tiap-tiap lembar peta) sempit. Sedangkan kenampakan yang tergambar sangat detail.














v  Peta Chorografi
Adalah peta umum yang berskala sedang. Berisikan kenampakan yang bersifat umum dan global dalam daerah yang luas
v  Peta Dunia
Adalah peta umum yang berskala kecil. Peta dunia biasanya menggambarkan beberapa informasi yang ada pada beberapa negara. Baik letak, posisi, maupun ibukota/ kota-kota di negara yang bersangkutan.














Jenis peta berdasarkan isi
a.      Peta Induk (Basic Map)
Peta induk yaitu peta yang dihasilkan dari survei langsung di lapangan. Peta induk ini dapat digunakan sebagai dasar untuk pembuatan peta topografi, sehingga dapat dikatakan pula sebagai peta dasar (basic map). Peta dasar inilah yang dijadikan sebagai acuan dalam pembuatan peta-peta lainnya.
b.      Peta Turunan (Derived Map)
Peta turunan yaitu peta yang dibuat berdasarkan pada acuan peta yang sudah ada, sehingga tidak memerlukan survei langsung ke lapangan. Peta turunan ini tidak bisa digunakan sebagai peta dasar.

Klasifikasi Peta Berdasarkan Skala
-        Peta Kadaster
-        Peta skala besar
-        Peta skala sedang
-        Peta skala kecil
-        Peta skala sangat kecil / peta geografi

Klasifikasi Peta Berdasarkan Objek Yang Dipetakan
-          Peta statis / stasioner
Adalah peta yang menggambarkan keadaan yang relatif tetap dan jarang berubah. Misalnya, peta jenis tanah, peta administrasi suatu wilayah desa atau perkotaan
-          Peta dinamis
Adalah peta yang isinya menggambarkan keadaan yang dinamis atau cepat berubah. Misalnya peta urbanisasi, peta transmigrasi, peta tata guna lahan, dan peta perencanaan wilayah kota
Proyeksi Peta
Proyeksi peta adalah cara pemindahan sistem paralel dan meridian globe kedalam bidang datar. Ada beberapa ketentuan umum yang harus diperhatikan dalam memproyeksi peta dari globe yaitu:
a) bentuk yang diubah harus tetap (conform),
b) luas permukaan yang diubah harus tetap (equivalent),
c) jarak antara satu titik dengan titik lain di atas permukaan yang diubah  harus tetap (eqidistand), serta
d) sebuah peta yang diubah tidak boleh mengalami penyimpangan arah.

Jenis-jenis proyeksi peta
a.        Proyeksi peta berdasarkan bidang proyeksinya :
1.      Proyeksi Azimut
2.      Proyeksi silinder
3.      Proyeksi Kerucut
 









Bola bumi / globe                              peta hasil setelah dilakukan proyeksi silinder      

























Untuk mengukur tingkat pemahaman anda secara maksimal, kerjakanlah latihan ini dengan mandiri, teliti dan bertanggungjawab.

1.      Menurut pengamatan anda berdasarkan kenampakan dan simbol-simbol pada peta berikut ini, judul peta yang paling tepat adalah ....
Komponen peta yang belum ada meliputi:
a. ....
c. ....
d. ....
Komponen peta yang telah tercantum meliputi:
a. ....
b. ....
c. ....
d. ....
e. ....







Latihan 2

Secara mandiri, selektif, teliti dan penuh dengan tanggungjawab, jawablah soal dibawah ini dengan tepat dan jelas.
Komponen kelengkapan peta dan membaca peta.
1.      Tuliskan 5 komponen kelengkapan peta!
2.      Jelaskan arti legenda pada peta!
3.      Jelaskan manfaat skala peta!
4.      Apakah yang membedakan ketinggian tempat pada peta topografi dengan pada peta chorografi?       
5.      Tunjukkan kaitan atau hubungan antara kecuraman suatu daerah dengan garis konturpada peta topografi!
6.      Gambarkan tiga macam simbol garis!
7.      Gambarkanlah berbagai bentuk simbol garis yang ada pada peta
8.      Diketahui kota A terletak pada 11o BT dan waktu menunjukkan pukul 10.00 GMT di kota tersebut. Pukul berapakah di kota B yang terletak pada 45o BT...?

Latihan 3.
Secara mandiri, selektif, teliti dan penuh dengan tanggungjawab, kerjakanlah latihan dibawah ini dengan tepat dan jelas.

Carilah 10 kata yang terkait dengan peta dan pemetaan pada rangkaian kata yang ada pada kolom dibawah ini, selanjutnya masukkanlah kata yang sudah anda temukan kedalam tabel yang tersedia, dan carilah arti atau maksud dari kata tersebut.
P
K
O
L
U
M
N
B
U
J
U
R
O
I
P
T
V
I
R
U
T
U
J
E
T
O
P
O
G
R
A
F
I
D
U
L
E
T
G
L
O
B
E
B
O
U
R
E
M
E
T
E
R
I
S
K
A
L
A
G
A
T
P
R
O
Y
E
K
S
I
E
E
T
L
S
M
U
M
A
E
R
U
T
N
I
I
R
A
S
T
S
A
R
I
S
D
K
S
I
L
I
N
D
E
R
M
I
A
I
D
E
M
B
I
B
I
G
I
B
I


Daftar Kata
Fungsi, Arti maupun Maksud
1.........
Badan pemerintah yang bertugas untuk pembuatan peta di indonesia
2.........

3.........

4.........

5.........

6.........

6.........

7.........

8.........

9.........

10.......








Kunci Jawaban Latihan 1
Komponen peta yang belum ada
1.      Judul
2.      Garis Astronomis
3.      Skala
4.      Tahun Pembuatan
Komponen peta yang sudah ada
1.      Legenda
2.      Orientasi arah
3.      Garis tepi
4.      Sumber peta
5.      Lattering

Kunci Jawaban Latihan 2
1.      Lima komponen kelengkapan pada peta adalah
a.       judul peta
b.      skala peta
c.       tanda arah
d.      simbol peta
e.       tahun pembuatan peta
2.      Legenda adalah keterangan tentang arti dari simbol-simbol yang terdapat pada peta.
3.      Manfaat skala peta untuk mengetahui jarak sebenarnya dari dua titik pada peta.
4.      Ketinggian tempat pada peta topografi dibedakan dengan warnanya.
5.      Makin rapat jarak antara garis kontur menunjukkan daerah tersebut semakin curam.
6.      Gambar 3 macam simbol garis
 


a.                                                 =  sungai

b.          .      .      .                       =  batas kabupaten

c.                                               =  jalan raya


Kunci Jawaban Latihan 3
P
K
O
L
U
M
N
B
U
J
U
R
O
I
P
T
V
I
R
U
T
U
J
E
T
O
P
O
G
R
A
F
I
D
U
L
E
T
G
L
O
B
E
B
O
U
R
E
M
E
T
E
R
I
S
K
A
L
A
G
A
T
P
R
O
Y
E
K
S
I
E
E
T
L
S
M
U
M
A
E
R
U
T
N
I
I
R
A
S
T
S
A
R
I
S
D
K
S
I
L
I
N
D
E
R
M
I
A
I
D
E
M
B
I
B
I
G
I
B
I


No
Daftar Kata
Fungsi, Arti maupun Maksud
1
BIG
Badan pemerintah yang bertugas untuk pembuatan peta di indonesia
2
Bujur

3
Judul

4
Topografi

5
Globe

6
Skala

7
Proyeksi

8
Tematik

9
Legenda

10
Silinder

0 Comments:

Posting Komentar