This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Pendidikan Formal dan Nonformal

Pendidikan Formal
SD                   : SDN 1530** Padang M
SMP                : SMPN 1 Barus
SMA               : SMAN 1 Barus
Kuliah             : Univ. Negeri Medan
PPG-SM3T      : Univ. Negeri Padang

Pendidikan Nonformal:
1. KKM Pemuda Katolik Komda Sumut 2009
2. KMD Pramuka Kota Pariaman, Sumbar 2014


Cerita Menarik dan Lucu

CERITA LUCU 1 PENGALAMAN PERTAMA SOPIR TAXI Setelah berjalan sekian lama, penumpang menepuk pundak sopir taksi untuk menanyakan sesuatu. Reaksinya sungguh tak terduga. Sopir taksi begitu terkejutnya sampai tak sengaja menginjak gas lebih dalam dan hampir saja menabrak mobil lain. Akhirnya ia bisa menguasai kemudi dan menghentikan mobilnya di pinggir jalan. "Tolong, jangan sekali-sekali melakukan itu lagi," kata sopir taksi dengan wajah pucat dan menahan marah. "Maaf, saya tidak bermaksud mengejutkan. Saya tidak mengira kalau menyentuh pundak saja bisa begitu mengejutkan Bapak." "Persoalannya begini, ini hari pertama saya jadi sopir taksi. Bapak juga merupakan penumpang pertama." "Oh begitu. Trus kok bisa kaget begitu?" "Sebelumnya saya adalah sopir mobil jenazah."
CERITA LUCU 2 GANTI PAKAIAN DALAM KOMPI C Sebuah pasukan sudah berbulan-bulan bertugas di pedalaman Irian Jaya, sampai suatu ketika mereka dikumpulkan oleh sang komandan. "Saya ada dua berita untuk kalian, berita bagus dan berita buruk. Berita bagusnya, hari ini pakaian dalam kita akan diganti..." "Horeeee! Siap, komandan!" seru seluruh anggota pasukan dengan sukacita. "Nah, sekarang berita buruknya. Bambang, ganti pakaian dalammu dengan punya Joko. Iwan, kamu ganti dengan punya Budi..." CERITA LUCU 3 AKU TAHU SEMUANYA FACEBOOK : Aku kenal dengan semua orang. GOOGLE : Aku punya semuanya. MOZILA : Tanpa aku kalian tidak bisa di akses. EXPLORER : Kan gue masih ada. MOZILA : Apaan sih lo, ganggu acara orang aja! EXPLORER : Lo sih, ngaku-ngaku cuma ada lo sendiri! INTERNET : Udah-udah! Jangan banyak bacot lo semua, kalo gak ada gue kalian semua gak bakalan ada! FACEBOOK : Huuu, yang paling sering dikunjungi kan gue, jadi gue yang terbaik. YAHOO : Facebook, Inget, tanpa gue lo gak bisa buat Email! GOOGLE : Yahoo, Gue juga bisa buat Email. INTERNET : zzz... Udah tau gue yg paling hebat :p KOMPUTER : Gua Paling dewa di sini. PLN : Bacot lo semua! Gua matiin nih listriknya! GENSET : tenang aja kan masih ada saya PLN : diem lu PERTAMINA : awas kalian semua, saya stop pasokan BBM baru tau rasa lo SOLAR CELL : tenang kan selama masih ada saya semuanya aman Matahari : Ettt Gk gw sinarin diem lo Air, Batubara, Petir dll : MASIH ADA GUA !!! Bumi : Lo klo gk ada gw pasti gk bakal ada jagat raya: lo semua kalo gak ada gwe pasti kalian gak bakalan ada.... Melihat Kejadian itu, makaTuhan pun berkata: tanpa saya kalian semua tidak pernah ada .

Katolik dari Vatikan

VATICAN CITY,Paus Fransiskus kembali membuat pernyataan yang mencengangkan. Dalam wawancara dengan harian terbitan Italia, La Repubblica, Paus asal Argentina itu menjelaskan keyakinannya akan Tuhan. "Saya percaya akan Tuhan, tetapi bukan (kepada) Tuhan Katolik," kata Paus kepada pendiri dan mantan editor harian La Repubblica, Eugenio Scalfari. Scalfari yang sudah cukup terkejut mendapatkan kesempatan wawancara pribadi dengan Paus, semakin terkejut dengan pernyataan itu. Lalu, Scalfari meminta Paus untuk mengelaborasi pernyataannya itu. "Tuhan bukan Katolik. Tuhan adalah universal, dan kita adalah umat Katolik karena cara kita memuja Dia," ujar Paus. Lebih jauh Paus Fransiskus menjelaskan bahwa sebagai pemimpin umat Katolik, dia memercayai Tuhan dan Yesus Kristus sebagai inkarnasi Tuhan. "Yesus adalah guru dan pemimpin saya. Tetapi Tuhan, Bapa, adalah cahaya dan Sang Pencipta. Itulah yang saya yakini. Apakah menurut Anda keyakinan kita jauh berbeda?" tanya Paus kepada Scalfari. Paus berusia 76 tahun ini menambahkan, dia tak selalu sepakat dengan apa yang selama ini menjadi standar Gereja Katolik. "Pandangan Vatikan sentris telah mengabaikan dunia di sekitar kita. Saya tak sepakat dengan cara ini, dan saya akan lakukan apa pun untuk mengubahnya," Paus menegaskan. Sejak terpilih menjadi pemimpin Gereja Katolik, Paus Fransiskus terbukti menjadi seorang Paus beraliran liberal. Bahkan dia bersikap lebih lunak terhadap hal-hal yang selama ini ditentang keras Vatikan seperti homoseksualitas dan ateisme. Sumber : Kompas.com


Fakta Yang Kadang Kita Tidak Tahu Bahwa Kita Sebenarnya Hebat


Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada termasuk alam semesta? Apakah kejahatan itu ada? Apakah Tuhan menciptakan kejahatan? Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswanya dengan pertanyaan ini, “Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?”.

Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, “Betul, Dia yang menciptakan semuanya”. “Tuhan menciptakan semuanya?” Tanya professor sekali lagi.

“Ya, Pak, semuanya” kata mahasiswa tersebut. Profesor itu menjawab, “Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan.”

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.

Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, “Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?” “Tentu saja,” jawab si Profesor Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, “Profesor, apakah dingin itu ada?” “Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Apakah kamu tidak pernah sakit flu?” Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya. Mahasiswa itu menjawab, “Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada.

Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.

” Mahasiswa itu melanjutkan, “Profesor, apakah gelap itu ada?” Profesor itu menjawab, “Tentu saja gelap itu ada.” Mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi anda salah, Pak.Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.”

Akhirnya mahasiswa itu bertanya, “Profesor, apakah kejahatan itu ada?” Dengan bimbang professor itu menjawab, “Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan.” Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi Anda salah, Pak. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kejahatan.

Kejahatan adalah hasil dari tidak hadirnya Tuhan dihati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.” Profesor itu terdiam.


Jikaulau hatimu hampa panggilah Tuhan Allahmu, Dan Tuhan akan hadir, maka Dia akan selalu membimbingmu, memecahkan semua masalahmu dan menyelamatkanmu dari kegelapan dan kejahatan. Selamat Sore Tuhan memberkati.

Sumber : ............

Secercah Harapan Dalam Segelut Pekerjaan

Profesi Yang Kujalani Saat Ini Adalah Bagian Dari Tanggung Jawabku Terhadap Negara


Susah susah senang, Penuh dengan Tugas, Materi, Inovasi Ide, Partisipasi aktif. ya.  itulah yang sedang kita nikmati sekarang. terutama PPG Geo UNP 2014.

kadang waktu tak cukup  1 x 24 jam dalam menjalani kegiatan ini, setiap kali sinar mentari menunjukkan rupanya disudut belakang bumi di pagi hari maka yang ada dipikiran kita adalah saatnya beraaksi untuk workshop, workshop dan workshop tiada henti.

kita sudah bercanda bersama, merenung bersama, bekerja bersama, (cuma makan yang berbeda.  hehhee) dan kita sudah mendapatkan beberapa gelar.
- Suriadi :   Oppung

- Lily : Master Dinamika Penduduk
- Darlin : master PJ
- Marda : Ama
- Fera : Bunda
- Cholila : si ahli plesetan
dan masih banyak lagi, bahkan yang berubah nama seperti
Renata : rere
Nugroho : Nugie ( kayak musisi aja ya. heheh)
Marta : Sinaga
Ardy : Arga. dll

tapi apa makna itu semua...

kita lah yang tau.

Dan sekarang mari kita tinjau sedikit apa sebenranya orientasi dari PPG yang kita jalani ini.

Program profesi guru merupakan salah satu cara untuk mempertahankan kualitas guru, ya,  untuk meningkatkan kualitas guru tanpa terkecuali tamatan dari manapun dan dimana pun. 
"Jadi, program profesi guru (PPG) itu bukan sekadar formalitas. tentunya kita semua (bagi guru muda) berharap para peserta memanfaatkan kesempatan yang ada untuk belajar demi meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia,"

Pada pembukaan orientasi PPG peserta Sarjana Mengejar di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM3T) angkatan kedua, mungkin  pada saat itu kita masih ingat apa tujuan yang sesungguhnya dari program kelanjutan SM3T ini. apakah hanyaa sekedar ingin merasakan asrama gratis, atau ingin menambah teman di kota lain atau apalah sejenisnya

Jika ada yang masih merasa kurang harus belajar lagi. negara juga berharap di antara peserta dapat saling bertukar pengalaman karena untuk menjadi guru yang baik adalah yang bisa mengajar dan ada yang diajarkan,

Ketua Pusat Profesi Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta Profesi Nonkependidikan Universitas Negeri Padang (UNP) mengatakan PPG di UNP diikuti sebanyak lebih 200 orang yang berasal dari 3 LPTK penyelanggara yaitu Unsyia di Aceh, Unimed di Medan dan UNP sendiri sebagai tuan rumah


Program studi itu adalah Pendidikan Matematika, Pendidikan Fisika, Pendidikan Kimia, , Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Geografi, dan Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Kewarganegaraan


"PPG bertujuan untuk mempersiapkan peserta mengikuti lokakarya dan kehidupan berasrama, dan kelak untuk meluaskan tentang pendidikan guru," katanya.


Menurut saya, seperti apa yang sedang kita rasakan saat ini, para peserta akan diberikan materi tentang PPG SM3T, dinamika kelompok, kehidupan asrama, manajemen keuangan, dan kompetensi guru masa depan.


Selama mengikuti PPG di UNP peserta akan tinggal di asrama mahasiswa kampus SGO Lubuk Buaya dan asrama Patenggangan dan setiap hari akan berangkat ke kampus UNP Air Tawar.


"Pendidikan berasrama memang menjadi kewajiban bagi peserta PPG SM3T UNP sebagai sarana membentuk pribadi berprestasi, mandiri, dan disiplin sekaligus peka dan mampu beradaptasi dengan lingkungan yang majemuk,


kita harus tahu, negara menyekolahkan kita adalah untuk membantu negara dalam berpikir..

Darlin F. S





Pembagian alokasi waktu pada mata pelajaran Geografi Kurikulum 2013, Kelas XII semester 1 







Kelas / Semester
KD
Materi Pokok
Materi
Pertemuan
Alokasi waktu
XII /
1
3.1  Menganalisis citra penginderaan jauh untuk perencanaan kajian tata guna lahan dan transportasi.

4.1  Mencoba menginterpretasi citra penginderaan jauh untuk perencanaan tata guna lahan dan transportasi.

PENGINDERAAN JAUH UNTUK TATA GUNA LAHAN DAN TRANSPORTASI

Konsep Penginderaan Jauh (jenis, aspek interpretasi, manfaat dan keunggulan penginderaan jauh)

1, 2, 3 dan 4
8 x 45 “
Penginderaan jauh untuk tata guna lahan
5, 6 dan 7
6 x 45”
Penginderaan jauh untuk pengembangan jaringan transportasi
8 dan 9
4 x 45”
Tata Kelola dan lembaga PJ
10 dan 11
4 x 45”
Ulangan harian
12
2 x 45”
XII /
1

3.2 Menganalisis pemanfaatan  peta dan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk inventarisasi sumberdaya alam, perencanaan pembangunan, kesehatan lingkungan, dan mitigasi bencana.
4.2 Menyajikan contoh hasil analisis penerapan dasar-dasar pemetaan dan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam kehidupan sehari-hari.

PEMETAAN DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI

Dasar-dasar peta dan pemetaan
13, 14, 15 dan 16
8 x 45”
Prinsip Sistem Informasi Geografis
17, 18
4 x 45”
Sumber data dan basis data Sistem Informasi Geografis
19
4 x 45”
Pemanfaatan SIG untuk inventarisasi sumber daya alam dan perencanaan pembangunan.
20, dan 21
4 x 45”
Pemanfaatan SIG untuk kajian kesehatan lingkungan dan mitigasi bencana
22 dan 23
4 x 45”
Ujian Harian
24
2 x 45 “
XII /
1
3.3   Menganalisis pola persebaran dan interaksi spasial antara desa dan kota untuk pengembangan ekonomi daerah
4.2  Membandingkan pola persebaran dan interaksi spasial antara desa dan kota dengan menggunakan peta tematik
INTERAKSI SPASIAL DESA DAN KOTA

Pola keruangan desa
25, 26
4 x 45”
Pola keruangan kota
27, 28
4 x 45”
Interaksi desa dengan kota dalam pengembangan
ekonomi daerah
29,30 dan 31
6 x 45”
Perkembangan kota dan masalah alih fungsi lahan.
32, 33 dan 34
6 x 45”
Interaksi desa-kota kaitannya dengan distribusi barang dan orang serta pengembangan ekonomi wilayah
35 dan 36
4 x 45”







Lembar Kerja Siswa (LKS)
PEMETAAN DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PEMBANGUNAN

Nama Siswa    : ___________________________
Kelas               : ___________________________
A. Kompetensi Inti
1.      Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2.      Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan,  gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari   solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial  dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3.      Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan,  teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
4.      Mengolah,  menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak  terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar
1.1.            Menghayati keberadaan dirinya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa untuk mendalami kajian ilmu dan teknologi Penginderaan Jauh, peta, serta Sistem Informasi Geografis (SIG).
2.2.            Menunjukkan perilaku jujur dan bertanggung jawab dalam menyajikan contoh hasil analisis penerapan informasi geografis melalui peta dasar dan peta tematik serta Sistem Informasi Geografis (SIG).
3.2              Menganalisis pemanfaatan  peta dan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk inventarisasi sumberdaya alam, perencanaan pembangunan, kesehatan lingkungan, dan mitigasi bencana.
4.2              Menyajikan contoh hasil analisis penerapan dasar-dasar pemetaan dan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam kehidupan sehari-hari.


 Oleh : Darlin Simanullang, S.Pd


C. Indikator
1.       Mengidentifikasi berbagai jenis peta
2.       Menjelaskan konsep peta
3.       Menguraikan komponen-komponen peta
4.       Mengklasifikasikan jenis peta ( isi, sumber data, karateristik, objek yang dipetakaan dan skala )
5.       Menjelaskan konsep Proyeksi peta
6.       Membuat garis besar tentang pemanfaatan peta untuk keperluan perencanaan pembangunan
7.       Menjelaskan konsep dasar SIG
8.       Mejelaskan komponen-komponen SIG
9.       Menganalisis tahapan kerja SIG
10.   Menganalisis kelebihan dan kelemahan SIG dari sistem informasi lainnya
11.   Mengidentifikasi Sumber data SIG
12.   Mengidentifikasi Jenis data SIG
13.   Mengidentifikasi Bentuk data SIG
14.   Menjelaskan konsep PPW
15.   Menganalisis Pemanfaatan SIG untuk inventarisasi perencanaan pembangunan
16.   Menganalisis Pemanfaatan SIG untuk kajian kesehatan
17.   Menganalisis pemanfaatan SIG untuk kajian lingkungan
18.   Menganalisis pemanfaatan SIG untuk keperluan mitigasi bencana

D.     Informasi Pendukung

PETA DAN PEMETAAN

1.      Konsep Peta
Walaupun masih dalam bentuk yang sangat sederhana yaitu dalam bentuk sketsa mengenai lokasi suatu tempat. Pada awal abad ke 2 (87M -150M), Claudius Ptolomaeus mengemukakan mengenai pentingnya peta. Kumpulan dari peta peta karya Claudius Ptolomaeus dibukukan dan diberi nama “Atlas Ptolomaeus”.
Peta adalah gambaran konvensional permukaan bumi baik meliputi perwujudan dan letak dalam bentuk bidang datar yang diperkecil dengan menggunakan skala.
Peta menurut Aryono Prihandito (1988) merupakan gambaran permukaan bumi dengan skala tertentu, digambar pada bidang datar melalui sistem proyeksi tertentu.
Adanya peta membuat kita dapat mengetahui keadaan alam dan budaya suatu tempat dengan cepat. Dalam menggambarkan permukaan bumi ke dalam peta digunakan sistem transformasi dari bidang lengkung menjadi bidang datar. Ilmu khusus yang mempelajari tentang peta disebut Kartografi.

2.      Komponen- Komponen Peta
-          Judul
Judul peta terletak di bagian atas yang biasanya menyebutkan jenis peta, lokasi wilayah yang dipetakan, serta keadaan yang digambarkan dalam peta tersebut.  Penempatan judul pada sebuah peta harus berada pada tempat yang memiliki ruang yang lapang.
-          Garis astronomi
Berguna untuk menentukan lokasi suatu tempat dengan acuan pada garis lintang dan garis bujur. Contoh angka garis astronomis letak Indonesia 6oLU-11oLS dan 95oBT- 141oBT
-          Inset
Adalah peta kecil yang disisipkan dengan upaya untuk memberikan penjelasan  terhadap sesuatu yang ada dalam peta tersebut.
-          Skala
Merupakan angka yang menunjukkan perbandingan jarak dalam peta jika dibandingkan dengan jarak sesungguhnya. Dengan menggunakan skala, maka kita dapat menghitung jarak dari suatu tempat ketempat lain dipermukaan bumi.
Secara umum skala ada 3 jenis yaitu :
a.       Skala numerik
b.      Skala verbal
c.       Skala grafik
-          Orientasi arah
Arah mata angin yang menunjukkan posisi dan letak suatu peta terhadap posisi sebenarnya di permukaan bumi.


                                                                                    Contoh Orientasi arah

-          Latttering
Ialah semua tulisan ataupun angka yang lebih mempertegas arti dari simbol-simbol yang ada.
                                           Sungai Tabing                Contoh lattering


-          Sumber dan tahun pembuatan peta
Adalah informasi yang berisi asal terbitnya peta dan waktu pembuatan peta yang ditampilkan.
-          Legenda
Merupakan usaha memperjelas keterangan dari simbol yang ada dalam peta. Biasanya terletak di bagian tepi peta






-          Garis tepi
Garis yang membatasi suatu kenampakan peta yang terdapat di tepi peta.
-          Warna
Penggunaan warna pada peta bertujuan untuk memperjelas atau mempertegas objek-oebjek yang ingin ditampilkan. Warna yaang biasa dipakai dalam suatu peta adalah warna hijau, biru, kuning, coklat, putih
-          Simbol
Merupakan tanda-tanda konvesnional yang umum dipakai untuk mewakili keadaan yang sesungguhnya kedalam peta.
Simbol ada 3 bentuk yaitu :
a.       Simbol garis
b.      Simbol titik
c.       Simbol area
3.      Jenis Peta
Jenis peta berdasarkan isi
a.      Peta Tematik.
Yaitu peta yang menggambarkan kenampakan yang bersifat khusus pada daerah tertentu. Dengan artian lain, peta tematik adalah peta yang hanya menampilkan satu tema tertentu.



b.      Peta Umum
Adalah peta yang memberikan gambaran umum atau kenampakan yang  yang bersifat umum pada suatu daerah tertentu. Peta umum dapat dibagi menjadi beberapa bagian, diantaranya:
v  Peta Topografi
Adalah peta umum berskala besar (biasanya 1 : 50.000). karena skalanya besar, daerah yang dipetakan (untuk tiap-tiap lembar peta) sempit. Sedangkan kenampakan yang tergambar sangat detail.














v  Peta Chorografi
Adalah peta umum yang berskala sedang. Berisikan kenampakan yang bersifat umum dan global dalam daerah yang luas
v  Peta Dunia
Adalah peta umum yang berskala kecil. Peta dunia biasanya menggambarkan beberapa informasi yang ada pada beberapa negara. Baik letak, posisi, maupun ibukota/ kota-kota di negara yang bersangkutan.














Jenis peta berdasarkan isi
a.      Peta Induk (Basic Map)
Peta induk yaitu peta yang dihasilkan dari survei langsung di lapangan. Peta induk ini dapat digunakan sebagai dasar untuk pembuatan peta topografi, sehingga dapat dikatakan pula sebagai peta dasar (basic map). Peta dasar inilah yang dijadikan sebagai acuan dalam pembuatan peta-peta lainnya.
b.      Peta Turunan (Derived Map)
Peta turunan yaitu peta yang dibuat berdasarkan pada acuan peta yang sudah ada, sehingga tidak memerlukan survei langsung ke lapangan. Peta turunan ini tidak bisa digunakan sebagai peta dasar.

Klasifikasi Peta Berdasarkan Skala
-        Peta Kadaster
-        Peta skala besar
-        Peta skala sedang
-        Peta skala kecil
-        Peta skala sangat kecil / peta geografi

Klasifikasi Peta Berdasarkan Objek Yang Dipetakan
-          Peta statis / stasioner
Adalah peta yang menggambarkan keadaan yang relatif tetap dan jarang berubah. Misalnya, peta jenis tanah, peta administrasi suatu wilayah desa atau perkotaan
-          Peta dinamis
Adalah peta yang isinya menggambarkan keadaan yang dinamis atau cepat berubah. Misalnya peta urbanisasi, peta transmigrasi, peta tata guna lahan, dan peta perencanaan wilayah kota
Proyeksi Peta
Proyeksi peta adalah cara pemindahan sistem paralel dan meridian globe kedalam bidang datar. Ada beberapa ketentuan umum yang harus diperhatikan dalam memproyeksi peta dari globe yaitu:
a) bentuk yang diubah harus tetap (conform),
b) luas permukaan yang diubah harus tetap (equivalent),
c) jarak antara satu titik dengan titik lain di atas permukaan yang diubah  harus tetap (eqidistand), serta
d) sebuah peta yang diubah tidak boleh mengalami penyimpangan arah.

Jenis-jenis proyeksi peta
a.        Proyeksi peta berdasarkan bidang proyeksinya :
1.      Proyeksi Azimut
2.      Proyeksi silinder
3.      Proyeksi Kerucut
 









Bola bumi / globe                              peta hasil setelah dilakukan proyeksi silinder      

























Untuk mengukur tingkat pemahaman anda secara maksimal, kerjakanlah latihan ini dengan mandiri, teliti dan bertanggungjawab.

1.      Menurut pengamatan anda berdasarkan kenampakan dan simbol-simbol pada peta berikut ini, judul peta yang paling tepat adalah ....
Komponen peta yang belum ada meliputi:
a. ....
c. ....
d. ....
Komponen peta yang telah tercantum meliputi:
a. ....
b. ....
c. ....
d. ....
e. ....







Latihan 2

Secara mandiri, selektif, teliti dan penuh dengan tanggungjawab, jawablah soal dibawah ini dengan tepat dan jelas.
Komponen kelengkapan peta dan membaca peta.
1.      Tuliskan 5 komponen kelengkapan peta!
2.      Jelaskan arti legenda pada peta!
3.      Jelaskan manfaat skala peta!
4.      Apakah yang membedakan ketinggian tempat pada peta topografi dengan pada peta chorografi?       
5.      Tunjukkan kaitan atau hubungan antara kecuraman suatu daerah dengan garis konturpada peta topografi!
6.      Gambarkan tiga macam simbol garis!
7.      Gambarkanlah berbagai bentuk simbol garis yang ada pada peta
8.      Diketahui kota A terletak pada 11o BT dan waktu menunjukkan pukul 10.00 GMT di kota tersebut. Pukul berapakah di kota B yang terletak pada 45o BT...?

Latihan 3.
Secara mandiri, selektif, teliti dan penuh dengan tanggungjawab, kerjakanlah latihan dibawah ini dengan tepat dan jelas.

Carilah 10 kata yang terkait dengan peta dan pemetaan pada rangkaian kata yang ada pada kolom dibawah ini, selanjutnya masukkanlah kata yang sudah anda temukan kedalam tabel yang tersedia, dan carilah arti atau maksud dari kata tersebut.
P
K
O
L
U
M
N
B
U
J
U
R
O
I
P
T
V
I
R
U
T
U
J
E
T
O
P
O
G
R
A
F
I
D
U
L
E
T
G
L
O
B
E
B
O
U
R
E
M
E
T
E
R
I
S
K
A
L
A
G
A
T
P
R
O
Y
E
K
S
I
E
E
T
L
S
M
U
M
A
E
R
U
T
N
I
I
R
A
S
T
S
A
R
I
S
D
K
S
I
L
I
N
D
E
R
M
I
A
I
D
E
M
B
I
B
I
G
I
B
I


Daftar Kata
Fungsi, Arti maupun Maksud
1.........
Badan pemerintah yang bertugas untuk pembuatan peta di indonesia
2.........

3.........

4.........

5.........

6.........

6.........

7.........

8.........

9.........

10.......








Kunci Jawaban Latihan 1
Komponen peta yang belum ada
1.      Judul
2.      Garis Astronomis
3.      Skala
4.      Tahun Pembuatan
Komponen peta yang sudah ada
1.      Legenda
2.      Orientasi arah
3.      Garis tepi
4.      Sumber peta
5.      Lattering

Kunci Jawaban Latihan 2
1.      Lima komponen kelengkapan pada peta adalah
a.       judul peta
b.      skala peta
c.       tanda arah
d.      simbol peta
e.       tahun pembuatan peta
2.      Legenda adalah keterangan tentang arti dari simbol-simbol yang terdapat pada peta.
3.      Manfaat skala peta untuk mengetahui jarak sebenarnya dari dua titik pada peta.
4.      Ketinggian tempat pada peta topografi dibedakan dengan warnanya.
5.      Makin rapat jarak antara garis kontur menunjukkan daerah tersebut semakin curam.
6.      Gambar 3 macam simbol garis
 


a.                                                 =  sungai

b.          .      .      .                       =  batas kabupaten

c.                                               =  jalan raya


Kunci Jawaban Latihan 3
P
K
O
L
U
M
N
B
U
J
U
R
O
I
P
T
V
I
R
U
T
U
J
E
T
O
P
O
G
R
A
F
I
D
U
L
E
T
G
L
O
B
E
B
O
U
R
E
M
E
T
E
R
I
S
K
A
L
A
G
A
T
P
R
O
Y
E
K
S
I
E
E
T
L
S
M
U
M
A
E
R
U
T
N
I
I
R
A
S
T
S
A
R
I
S
D
K
S
I
L
I
N
D
E
R
M
I
A
I
D
E
M
B
I
B
I
G
I
B
I


No
Daftar Kata
Fungsi, Arti maupun Maksud
1
BIG
Badan pemerintah yang bertugas untuk pembuatan peta di indonesia
2
Bujur

3
Judul

4
Topografi

5
Globe

6
Skala

7
Proyeksi

8
Tematik

9
Legenda

10
Silinder